PRESISI | HUKUM
“Dari hasil penggeledahan, kami menemukan sembilan plastik klip berisi kristal putih yang diduga sabu dengan berat bruto 9,54 gram, 26 plastik klip kosong, sebungkus rokok, satu unit smartphone, serta mobil milik pelaku,”
Sekadau | KALBAR | Lapan6Online : Perang melawan narkotika di Kalimantan Barat terus digencarkan. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sekadau mencetak keberhasilan penting dengan menangkap seorang pria berinisial AS (54), warga Desa Nanga Menterap, Kecamatan Sekadau Hulu, atas dugaan kuat terlibat dalam jaringan peredaran sabu.
Penangkapan ini berlangsung pada Kamis, 12 Juni 2025 pukul 13.15 WIB, di Dusun Lamau, Desa Perongkan, Jalan Sekadau–Rawak, dan merupakan hasil tindak lanjut dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas mencurigakan pelaku.
Kasat Resnarkoba Polres Sekadau, IPTU Robianto, dalam konferensi pers Minggu (22/6/2025), mengungkap bahwa petugas segera bergerak setelah menerima informasi dari masyarakat. AS berhasil diamankan tanpa perlawanan di lokasi.
“Dari hasil penggeledahan, kami menemukan sembilan plastik klip berisi kristal putih yang diduga sabu dengan berat bruto 9,54 gram, 26 plastik klip kosong, sebungkus rokok, satu unit smartphone, serta mobil milik pelaku,” jelas IPTU Robianto.
Saat ini, tersangka dan seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Sekadau guna penyelidikan lebih lanjut. Polisi tidak berhenti sampai di sini dan pengembangan kasus terus dilakukan untuk membongkar asal usul sabu dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
“Fokus kami bukan hanya pada pelaku, tapi juga jalur distribusi dan jaringan di belakangnya. Apakah dia sekadar pengguna, kurir, atau bagian dari sindikat, itu yang sedang kami dalami,”tegas IPTU Robianto.
AS dijerat dengan Pasal 112 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang ancamannya bisa mencapai 20 tahun penjara.
Lebih lanjut, IPTU Robianto menekankan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Sekadau.
“Kami berdiri di garis depan untuk memerangi narkoba. Tapi kami tidak bisa sendiri. Dukungan masyarakat sangat penting. Laporkan bila ada aktivitas mencurigakan. Setiap informasi akan kami tindak lanjuti secara serius dan profesional,”tutupnya.
*Yulizar | Lapan6online


















