Semarak Ramadhan 1447 H “Investasi Anti RUNGKAD” di Masjid Al Furqon Jatipadang Pasar Minggu JakSel

0
24
MEGAPOLITAN
“Tahun ini menjadi momentum bagi kami untuk meningkatkan kepedulian sosial. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban dan memberikan semangat bagi adik-adik kita untuk terus berprestasi,”
Jakarta | Lapan6Online : Bulan Ramadhan 1447 Hijriah, tahun 2026 menjadi momentum yang dinantikan para umat muslim untuk berbagi dan meningkatkan kepedulian sosial.
Seperti halnya, Pengurus Masjid Al Furqon Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan menyelenggarakan kegiatan Program Reguler  : Shala Tarawih Berjamah, Buka Puasa Bersama, Tadarus*Khotmil Qur’an, Qiyamul Lail&Sahur Bareng, Penerimaan&Penyaluran ZIS, Nuzulul Qur’an, Sholat Idul Fitri, untuk Program Unggulan : Kajian Dhuha Ummahat, Pesantren Sebentar, Lomba Anak Islami Vol.4, Pasar Takjil bersama bertempat di Masjid Al Furqon Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Jum’at-Sabtu (6-7/3/2026). Kegiatan ini, mengusung tema “Investasi Anti RUNGKAD Naro Sekarang, Ambilnya Ntar”.
Saipulloh, Ketua DKM Masjid Al Furqon  memaparkan sejumlah program yang dilaksanakan selama bulan suci Ramadhan. “Masjid Al Furqon Jatipadang tahun ini mengisi kegiatan Ramadan dengan agenda keagamaan, di antaranya Program Reguler : Shala Tarawih Berjamah, Buka Puasa Bersama, Tadarus*Khotmil Qur’an, Qiyamul Lail&Sahur Bareng, Penerimaan&Penyaluran ZIS, Nuzulul Qur’an, Sholat Idul Fitri, untuk Program Unggulan : Kajian Dhuha Ummahat, Pesantren Sebentar, Lomba Anak Islami Vol.4, Pasar Takjil,” paparnya, pada Jumat (06/03/2026).
Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk menghadirkan suasana Ramadan yang lebih hidup, inspiratif, dan penuh keberkahan melalui penguatan dakwah, edukasi keagamaan, serta kepedulian sosial.
Melalui program Semarak Ramadan 1447 Masjid Al Furqon berharap dapat meningkatkan semangat ibadah sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah kegiatan ini merupakan, agenda tahunan yang bertujuan untuk memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan alhamdulilah setiap tahunnya para donaturnya selalu bertambah. Dan acaranya selalu lancar dan sukses. Acara ini di ikuti 34 anak-anak yang mengikuti Pesantren Kilat. Ini menjadi agenda tetap setiap bulan Ramadhan, kami selalu mengadakan acara bakti sosial dan buka bersama, tujuannya meraih ridha Allah swt dengan berbagi dan menyambung silahturahim,” jelas Saipulloh.
Lebih lanjut, Saepulloh mengatakan bahwa  tahun ini menjadi momentum bagi kami untuk meningkatkan kepedulian sosial. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban dan memberikan semangat bagi adik-adik kita untuk terus berprestasi.
“Anak yatim dan janda yatim yang hadir menerima santunan berupa uang tunai dan paket sembako atau parcel. Alhamdulillah suasana penuh kehangatan tampak saat momen berbuka puasa bersama, di mana para donatur dan anak-anak yatim duduk berdampingan menikmati hidangan yang telah disediakan,” ungkapnya.
“Melalui aksi ini, diharapkan dapat memicu semangat berbagi di kalangan masyarakat luas selama bulan suci Ramadhan 1447 H,” imbuhnya.
Peringatan Nuzul Qur,an Ramadhan 1447 H
Pengurus Masjid Al Furqon Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan menggelar peringatan Nuzulul Quran sekaligus penyerahan hadiah lomba Semarak Ramadan 1447 Hijriah / 2026 Masehi “Investasi Anti RUNGKAD Naro Sekarang, Ambilnya Ntar” yang berlangsung di Masjid Al Furqon Jatipadang, Pada Sabtu (07/03/2026).
Mengawali kegiatan pembacaan laporan dari ketua panitia Semarak Ramadhan 1447 H – 2026 Masehi, Abduk Manar menyampaikan bahwa berbagai lomba yang digelar berlangsung meriah dan antusias dari para peserta maupun masyarakat.
Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba yang diberikan langsung oleh Ketua DKM Saepulloh.
Dalam acara peringatan Nuzulul Qur’an tersebut sebagai penceramah Habib Ahmad Mutjba Bin Shahab, Ketua Bidang Fatwa MUI DKI Jakarta dalam Tausyiahnyanya mengatakan peringatan Nuzulul Quran merupakan momentum yang sangat penting bagi umat Islam, mengingat turunnya Al-Quran sebagai pedoman hidup.
“Peristiwa Nuzulul Quran menjadi tonggak sejarah turunnya Al-Quran kepada Nabi Muhammad SAW yang menjadi petunjuk serta pedoman bagi umat manusia, khususnya umat Islam,” ujarnya.
Habib Ahmad juga mengajak masyarakat untuk semakin mencintai Al-Quran, tidak hanya dengan membacanya tetapi juga memahami dan mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari. (*Vidi AL/Ryan Amorien/Lpn6)