NEWS | POLITIK
“Media jangan ikut-ikutan orkestrasi mereka. Jangan dong. Jangan ikut-ikutan. Ini ujungnya PDIP semua,”
Jakarta | Lapan6Online : Kabinet Prabowo mulai “pecah”. Sesama pembantu Presiden Prabowo Subianto saling “serang”: Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Republik Indonesia, Budi Gunawan “diserang” oleh Budi Arie Setiadi.
Ya, Budi Arie Setiadi adalah menteri koperasi. Sebelumnya, ia merupakan menteri komunikasi dan informatika (menkominfo).
Pemicu “konflik” keduanya adalah soal kasus judi online. Eks menteri komunikasi dan informatika (menkominfo) yang kini menjabat Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi “mengamuk” dan menuding Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Republik Indonesia, Budi Gunawan dan PDI Perjuangan adalah “otak” yang mem-framing dirinya terlibat judi online (judol).
Hal itu diungkapkan Budi Arie saat menelpon jurnalis RATASTV.CO, Agus Supriyanto, pada Sabtu malam, 17 Mei 2025, pukul 20.15.
Awalnya, mantan menkominfo itu menghubungi redaksi/jurnalis RATASTV.CO karena tidak terima dengan judul pemberitaan “Busyet, Ternyata, Eks Menkominfo Budi Arie Minta Jatah Uang “Pengamanan” Judi Online 50 Persen”.
Berita dengan judul tersebut ditayangkan redaksi Kantor Berita RATASTV.CO pada Sabtu malam, 17 Mei 2025, pukul 19.18 WIB. Sekitar satu jam kemudian, Budi Arie menelpon jurnalis RATASTV.CO, Agus Supriyanto.
Dengan nada keras dan marah, ia komplain dengan judul pemberitaan yang ditayangkan RATASTV.CO. “Itu fitnah, framing. Itu si Tony (nama panggilan terdakwa Zulkarnaen Apriliantony) ditekan oleh PDI Perjuangan,” ujarnya dengan nada kencang.
Budi Arie pun kembali komplain karena judul berita tersebut sangat menyudutkannya. “Judulnya kalian itu, ‘saya minta (jatah pengamanan judi online 50 persen). Ini fitnah. Framing. Saya tahu, Tony ditekan untuk nyeret nama saya. Saya tidak pernah minta. Itu datanya Tony,” tegas Budi Arie lagi.
Tuduh PDIP dan Budi Gunawan “Otak” Framing
Menteri yang disebut-sebut sebagai “loyalis sejati” Jokowi itu pun menuduh PDIP dan Budi Gunawan-lah sebagai “otak” yang mem-framing dirinya terlibat skandal judi online. “PDIP framing saya. Ini BG (Budi Gunawan) dan PDI Perjuangan otaknya,” tudingnya.
Saat ditanya mengapa PDIP yang dituding? Apakah karena PDIP dendam dengan Jokowi? Dan dirinya merupakan “orang” Jokowi?
Ketua umum Projo (Pro Jokowi) mengatakan, nanti akan dijelaskan. “Nanti dijelaskan. Saya itu yakin, tenang. Cuma jengkel aja. Sudah saya jelasikan, tapi judulnya masih gini aja,” kesalnya.
Ketika ditanya, apakah dirinya tidak riskan menuding Menkopolkam Budi Gunawan kalau tidak mempunyai bukti-bukti kuat? Budi Arie mengatakan, nanti akan disiapkan bukti-bukti.
“Nanti bukti-bukti kita siapkan. Yang pasti ini PDIP,” cetusnya lagi seraya menambahkan dirinya tengah memetakan mana media kawan dan lawan.
Minta Media tidak Ikut-ikutan
Ia pun meminta media tidak ikut-ikutan mem-framing dirinya. “Jangan ikut-ikutan orkestrasi mereka. Jangan dong. Jangan ikut-ikutan. Ini ujungnya PDIP semua,” tudingnya.
Dirinya juga menyesalkan mengapa harus dia yang diserang. “Kenapa mesti Budi Arie? Kenapa tidak kalian tulis, semua (yang terlibat) itu kader PDIP semua. Itu fakta, lho. Bukan katanya-katanya,” ucapnya dengan nada tinggi.
Klaim 100 Persen tidak Terlibat Judi Online
Akhirnya, Budi Arie yang pernah menjadi wakil ketua DPD PDIP DKI Jakarta di era Ketua Agung Imam Sumanto itu pun mengklaim, dirinya 100 persen tidak terlibat dalam skandal judi online. “Saya yakinin kamu, 100 persen, saya tidak terlibat,” klaimnya dengan yakin.
PDIP Balik Tuding Budi Arie, Itu Fitnah
Sementara itu, menanggapi tudingan Budi Arie yang menuduh PDIP dan Budi Gunawan adalah “otak” yang mem-framing dirinya terlibat dalam skandal judi online, partai berlambang banteng moncong putih membantah. Bahkan, PDIP menuding balik, apa yang dikatakan dan dituduhkan Budi Arie itu fitnah.
“Kalau benar dia (Budi Arie) menyatakan hal itu, berarti fitnah. Karena, informasi 50% (dia dapat) jatah, kan, dari dakwaan resmi jaksa. Itu yang muncul di publik,” tegas Juru Bicara DPP PDIP, Guntur Romli saat dikonfirmasi redaksi Kantor Berita RATASTV.CO.
Pun termasuk tudingan Budi Arie yang menuduh PDIP dan BG-lah yang menekan terdakwa Tony dan kawan-kawan agar menyeret dirinya terlibat judi online, Guntur Romli menandaskan, itu fitnah. “Bagus. Naikkan saja (beritanya)! Itu jelas-jelas fitnah. Sama saja dia menuduh kejaksaan diintervensi dan membuat dakwaan bohong,” pungkas Guntur Romli.
Hingga berita ini ditayangkan Menkopolkam Budi Gunawan belum memberikan tanggapan. Publik menunggu respon dari Budi Gunawan terkait tudingan yang diarahkan ke dirinya tersebut. (*AGS)
*Sumber : ratastv.co (Media Group Jaringan Lapan6Online.com)


















