POLITIK
“Salah satu bukti nyatanya adalah pendistribusian Papan Interaktif Digital (PID) ke ratusan ribu satuan pendidikan untuk menciptakan ruang kelas yang modern dan interaktif,”
Majene | SULBAR | Lapan6Online :Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi tonggak penting bagi dunia pendidikan di Kabupaten Majene.
Selaras dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, Bupati Majene, Dr. Andi Achmad Syukri Tammalele, S.E., M.M., menegaskan komitmen daerah dalam mengimplementasikan Lima Kebijakan Strategis Nasional yang digulirkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Dalam upacara khidmat yang berlangsung pada Sabtu (02/05/2026), dipaparkan lima pilar utama yang akan mengubah wajah pendidikan Indonesia :
1. Digitalisasi & Modernisasi Sekolah
Pemerintah tidak hanya melakukan revitalisasi fisik bangunan, tetapi juga mengakselerasi digitalisasi. Salah satu bukti nyatanya adalah pendistribusian Papan Interaktif Digital (PID) ke ratusan ribu satuan pendidikan untuk menciptakan ruang kelas yang modern dan interaktif.
Guru Sejahtera, Guru Berkualitas
Kesejahteraan tenaga pendidik menjadi prioritas utama. Melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), guru yang belum menyandang gelar S1 diberikan beasiswa khusus. Selain itu, tunjangan sertifikasi kini mengalami peningkatan nominal dan disalurkan langsung setiap bulan ke rekening guru.
3. Penguatan Karakter & Gizi Nasional
Pendidikan bukan sekadar angka, tapi moral dan kesehatan. Melalui kurikulum berbasis pengalaman, program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan gerakan “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”, pemerintah fokus membangun generasi yang sehat secara fisik dan kuat secara mental.
4. Akselerasi STEM & Literasi
Fokus akademik kini diperkuat pada penguasaan Literasi, Numerasi, serta STEM (Sains, Teknologi, Enjiniring, dan Matematika). Hal ini bertujuan agar siswa Indonesia mampu bersaing di kancah global dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
5. Pendidikan Inklusif Tanpa Batas
Perluasan akses menjadi kunci. Dengan layanan pendidikan yang mudah, murah, dan fleksibel, termasuk pengembangan sekolah satu atap, pemerintah memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam meraih mimpi. (*HGDP/Lpn6)
















