POLITIK
“Kemenangan hari ini adalah milik kita bersama. Mari kita bersatu padu, saling menguatkan pundak untuk membawa Majene menjadi daerah yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tapi juga tetap teguh memegang akar budaya Mandar kita,”
Majene | SULBAR | Lapan6Online : Menyambut fajar 1 Syawal 1447 H, Bupati Majene menyampaikan pesan hangat Idul Fitri kepada seluruh lapisan masyarakat di Bumi Mandar.
Dalam suasana penuh khidmat, Bupati menekankan pentingnya menjadikan momen Lebaran sebagai batu loncatan untuk memperkuat semangat “Majene Unggul, Mandiri, dan Berbudaya.”

Bupati menyampaikan bahwa esensi maaf-memaafkan bukan sekadar tradisi, melainkan fondasi moral untuk membangun daerah.
“Kemenangan hari ini adalah milik kita bersama. Mari kita bersatu padu, saling menguatkan pundak untuk membawa Majene menjadi daerah yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tapi juga tetap teguh memegang akar budaya Mandar kita,” ujarnya, pada Jum’at (20/03/2026).

Pemerintah Kabupaten Majene berharap Idul Fitri tahun ini menjadi momentum rekonsiliasi dan peningkatan etos kerja demi pelayanan publik yang lebih unggul di masa mendatang.
Pantun Jenaka Lebaran:
Ke Pasar Sore beli ikan cakalang,
Mampir sebentar beli kue bolu.
Kalau ada salah yang bikin meradang,
Maafkanlah saya, jangan simpan di empedu!
Jalan-jalan ke Pantai Dato,
Lihat pemandangan hati pun senang.
Daripada kita sibuk mengadu soto,
Mending maaf-maafan biar hati tenang.

Ucapan Penutup:
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Mohon Maaf Lahir dan Batin. Mari bersama kita jaga kerukunan demi Majene yang lebih baik.” Apakah Anda ingin saya menyesuaikan bahasa pantun ke dalam bahasa Mandar agar lebih terasa kearifan lokalnya? (*HGDP/Lpn6)


















