Inflasi Sulsel Maret 2026 Capai 4,5%, Tertinggi di Sidrap

0
121
Aryanto merilis inflasi

EKONOMI

“Kenaikan juga terjadi pada kelompok kesehatan (1,1 persen), transportasi (0,39 persen), rekreasi, olahraga dan budaya (0,69 persen), pendidikan (1,08 persen), serta penyediaan makanan dan minuman/restoran (2,15 persen),”

Sidrap | SULSEL | Lapan6Online :Badan Pusat Statistik Sulawesi Selatan mencatat inflasi tahunan (y-on-y) sebesar 4,5 persen pada Maret 2026 dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 111,59. Data tersebut disampaikan Kepala BPS Sulsel, dalam rilis berita resmi statistik yang digelar secara virtual, pada Rabu, 1 April 2026.

“Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Sidenreng Rappang sebesar 5,73 persen dengan IHK 109,76, sementara terendah di Kota Palopo 2,81 persen dengan IHK 109,77,” kata Aryanto.

Data Inflasi di Sulsel

Secara tahunan, inflasi dipicu kenaikan harga pada sejumlah kelompok pengeluaran, terutama makanan, minuman dan tembakau (5,65 persen); perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga (8,92 persen); serta perawatan pribadi dan jasa lainnya (16,55 persen). Kenaikan juga terjadi pada kelompok kesehatan (1,1 persen), transportasi (0,39 persen), rekreasi, olahraga dan budaya (0,69 persen), pendidikan (1,08 persen), serta penyediaan makanan dan minuman/restoran (2,15 persen).

Sebaliknya, beberapa kelompok mengalami deflasi, yakni pakaian dan alas kaki sebesar 0,9 persen; perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,34 persen; serta informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,12 persen.

Secara bulanan (m-to-m), inflasi Maret 2026 tercatat 0,59 persen, sedangkan inflasi tahun kalender (y-to-d) mencapai 2,11 persen.

Pewarta : Nafsul Muthmainnah
Editor : Amrullah Andi Faisal