OPINI | POLITIK
“Pengadilan Solo dan Pengadilan Tinggi Semarang telah membuktikan Ijazah Asli yang di klaim Jokowi itu tidak pernah ada. Kalau ada itu barang sudah nongol di Pengadilan,”
Oleh : Muslim Arbi
NASIB Ijazah Asli Jokowi itu persis sama dengan Mobil Esemka. Jokowi saat sebagai Walikota Solo mengklaim mobil esemka siap produksi dan telah ada 6000 pesanan.
Tetapi hingga hari ini dari Walikota Solo – Gubernur DKI – Presiden 10 tahun. Mobil esemka itu tidak pernah ada. Itu hanya trik marketing belaka.
Demikian juga Ijazah Asli Jokowi. Tidak pernah ada. Meski mengklaim ada. Tetapi dengan segala trik untuk menutupi keberadaan nya – selalu mengatakan ada.
Pengadilan Solo dan Pengadilan Tinggi Semarang telah membuktikan Ijazah Asli yang di klaim Jokowi itu tidak pernah ada. Kalau ada itu barang sudah nongol di Pengadilan.
Bahkan Jokowi sesumbar akan membawa kalau Pengadilan yang meminta. Tetapi dari Persidangan di berbagai Pengadilan Jokowi malah selalu menghindar.
Terakhri saat di panggil untuk membawa dan membuktikan atas tudingan ijazah nya yang palsu. Malah menghindar ke Singapura dengan alasan memenuhi undangan Bloomberg?
Dengan berbagai trik untuk menghindari publik dari tudingan Ijazah palsu. Atau ijazah aslinya tidak ada – Jokowi ber alibi: siapa pun tidak berhak memaksa nya untuk menunjukkan ijazah nya.
Publik menduga trik itu menutupi keberadaan ijazah asli. Ya aslinya memang tidak ada.
Beathor Suryadi beberapa waktu menuding nya Ijazah Jokowi itu di buat di Pasar Pramuka.
Publik menganggap dengan melaporkan Roy Suryo cs ke Polisi dengan alasan penghinaan dan pencemaran nama baik. Itu salah satu cara Jokowi untuk memperalat polisi untuk menyembunyikan kepalsuan ijazah nya.
Ijazah nya asli di klaim ada tetapi tidak ada. Sama seperti nasib Mobil esemka.
Meski Jokowi terlihat memperalat UGM dan pihak kepolisian untuk melindungi diri nya. Tetapi itu tidak cukup untuk meyakinkan publik. Publik tetap menganggap berbohong dan menipu Rakyat dan Negara.
Kalau Jokowi benar. Anda harus membuat buku untuk bela diri seperti buku Jokowi White Paper yang di tulis oleh para Tersangka: Roy Suryo, Rismon dan Dokter Tifa.
Jokowi kalau anda benar bersekolah dan berkuliah di UGM bikin buku bantahan terhadap Jokowi Undercover Bambang Tri dan Jokowi White Paper. Kalau tidak – maka Anda sebagai Mantan presiden dianggap menipu dan berbohong. Karena Rakyat Indonesia bukan termul yang dengan mudah di bohongi dan di tipu.
Dan Anda akan dianggap sebagai Musuh Rakyat. Karena publik anggap nasib Ijazah Asli Anda itu serupa dengan Mobil Esemka. Hanya tipu – tipu belaka. Batu – Malang: 3 Desember 2025. (**)
*Penulis Adalah Direktur Gerakan Perubahan dan Koordinator Indonesia Bersatu


















