Prabasa Anantatur Serap Aspirasi Masyarakat Sambas dalam Reses DPRD Kalbar 2025

0
29
Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Ir. H. Prabasa Anantatur, MH, melaksanakan kegiatan reses masa sidang tahun 2025 di Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Sambas

POLITIK

“DPRD bukan milik elite atau partai semata. DPRD adalah perpanjangan suara rakyat yang harus hadir di tengah masyarakat dan mendengar langsung keluh kesah mereka,”

Sambas | KALBAR | Lapan6Online : Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Ir. H. Prabasa Anantatur, MH, melaksanakan kegiatan reses masa sidang tahun 2025 di Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Sambas.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana akrab ini digelar di kediaman warga Desa Makrampai dan Desa Sungai Kelambu, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas. Reses tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, perangkat desa, hingga warga dari beragam latar belakang.

Dalam sesi dialog terbuka, Prabasa secara langsung mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat terkait isu-isu strategis seperti pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, layanan pendidikan dan kesehatan, hingga pemberdayaan sektor pertanian dan perikanan yang menjadi andalan ekonomi lokal.

“Kegiatan reses ini adalah momentum penting untuk menyerap masukan langsung dari masyarakat. Semua aspirasi akan kami bawa ke tingkat provinsi untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan DPRD,”ujar Prabasa, politisi dari Partai Golkar.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Banyak warga yang berharap agar pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah pedalaman, menjadi prioritas Pemprov Kalbar ke depan.

Prabasa juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam mengawal pembangunan daerah.

“DPRD bukan milik elite atau partai semata. DPRD adalah perpanjangan suara rakyat yang harus hadir di tengah masyarakat dan mendengar langsung keluh kesah mereka,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPD AMPI Kabupaten Sambas, Uray Elvin, yang secara langsung mendampingi jalannya silaturahmi antara legislator dan warga.

“Reses bukan sekadar kewajiban formal, tetapi momen sakral untuk mempererat hubungan wakil rakyat dan konstituennya. Kedekatan inilah yang membuat aspirasi bisa tersampaikan secara utuh dan jujur,” ungkap Uray Elvin.Kamis (20/6/2025)

Ia juga menyoroti pentingnya perencanaan program pembangunan yang tepat sasaran agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Pembangunan harus dirancang dengan matang. Yang utama adalah hasilnya mampu mengangkat taraf hidup dan ekonomi masyarakat,”tambahnya.

Melalui kegiatan ini, masyarakat Kecamatan Tebas menyampaikan harapan agar berbagai kebutuhan dasar, khususnya infrastruktur dan ekonomi kerakyatan, mendapat perhatian serius dari DPRD Kalimantan Barat.

*Yulizar | Lapan6online