Jeritan Warga Perbatasan Entikong : Berikan Solusi Untuk Mengais Rejeki dan Bukan Janji Tanpa Henti

0
239

EKONOMI | BISNIS

”Pembukaan jalur impor resmi akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat perbatasan serta meningkatkan penerimaan Negara,”

Entikong | Sanggau | KALBAR | Lapan6Online : Sudah lebih dari 5 tahun penghidupan serta kehidupan warga Perbatasan Entikong yang kesehariannya mengais rejeki di jalur PLBN Entikong yang nyaris pupus harapan mereka.

Ini akibat dampak belum dibukanya kran impor dari PLBN Entikong, mereka yang kesehariannya mengais rejeki di sekitaran PLBN Entikong.

Hal ini menjadi sorotan publik, hingga menjadi pembahasan serius dari Pemerintah Kabupaten Sanggau, melalui agenda kerja Dandim 1204/Sanggau yang diwakili oleh Kasdim 1204/Sanggau, Mayor Arm Duloh menggelar pertemuan secara terbuka bersama unsur Forkopimcam, kepala instansi, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta para pemangku kepentingan di Kecamatan Entikong, pada Rabu (18/2/2026), bertempat di Wisma Nusantara PLBN Entikong

Saepul perwakilan APIEPINDO (Pakai Topi)/Foto : Ist.

Pada kesempatan tersebut, Saepul Perwakilan Asosiasi Pengusaha Impor-Ekspor Perbatasan Indonesia (APIEPINDO) meminta agar pemerintah dan kementerian terkait segera membuka kran impor resmi melalui PLBN Entikong.

Saepul menegaskan bahwa,”Pembukaan jalur impor resmi akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat perbatasan serta meningkatkan penerimaan Negara,” tegasnya.

Ia menambahkan,“Jika impor dibuka secara resmi melalui PLBN Entikong, ekonomi warga akan hidup, ada lapangan kerja seperti bongkar muat barang, dan negara juga mendapat pemasukan,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut diharapkan menjadi forum sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan sekaligus mencari solusi ekonomi bagi masyarakat perbatasan. Seluruh pihak sepakat bahwa stabilitas wilayah harus dijaga, namun kesejahteraan warga perbatasan juga perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

Dengan komunikasi yang berkelanjutan, diharapkan kebijakan yang diambil ke depan dapat menciptakan keseimbangan antara penegakan hukum dan pemberdayaan ekonomi masyarakat perbatasan Entikong.

Sementara itu, Kasdim 1204/Sanggau, Mayor Arm Duloh mengatakan bahwa,”Hasil pertemuan dan tatap muka ini akan kami sampaikan kepada Pak Dandim untuk menjadikan perhatian khusus. Tentunya kami semua berharap untuk menjadikan situasi dan kondisi yang lebih baik sesuai dengan harapan kita semua,” pungkasnya. (*SPL/Hairuddin/Lpn6)

Simak Video Terkait :