Diduga Dipicu Pernyataan Menteri, Antrean BBM Mengular di SPBU Sungai Raya Kepulauan

0
108
“Ada kekhawatiran di masyarakat soal kemungkinan kelangkaan BBM. Apalagi setelah ada pernyataan dari Menteri ESDM yang membuat warga semakin waswas,”

Bengkayang l KALBAR l Lapan6Online : Antrean panjang kendaraan terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina 64.791.11 di wilayah Tuluk Banjar, Desa Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, pada Minggu (15/3/2026).

Ratusan kendaraan roda dua dan roda empat terlihat mengantre untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM). Barisan kendaraan bahkan memanjang hingga keluar dari area SPBU dan meluber ke badan jalan di sekitar lokasi.

Kondisi ini sempat memperlambat arus lalu lintas karena banyaknya kendaraan yang menunggu giliran mengisi bahan bakar. Sejumlah pengendara terlihat harus menunggu cukup lama sebelum dapat melakukan pengisian.

Warga mengaku telah datang sejak pagi hari untuk mengantre. Kekhawatiran akan kemungkinan terjadinya kelangkaan BBM membuat masyarakat memilih segera mengisi bahan bakar sebagai langkah antisipasi.

Salah seorang warga pesisir yang ikut mengantre, berinisial M, mengatakan keresahan masyarakat muncul setelah beredarnya informasi terkait pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengenai kondisi stok dan distribusi BBM di sejumlah daerah.

“Ada kekhawatiran di masyarakat soal kemungkinan kelangkaan BBM. Apalagi setelah ada pernyataan dari Menteri ESDM yang membuat warga semakin waswas,” pesan singkat nya kepada Lapan6online.

Warga menduga antrean panjang tersebut dipicu oleh kekhawatiran masyarakat terhadap ketersediaan pasokan BBM di wilayah tersebut. Informasi yang beredar di tengah masyarakat dinilai memicu warga untuk segera mengisi bahan bakar sebelum terjadi kemungkinan keterbatasan stok.

Selain faktor tersebut, meningkatnya aktivitas masyarakat selama bulan Ramadan juga diduga turut memicu lonjakan konsumsi BBM di Sungai Raya Kepulauan. Mobilitas warga yang meningkat membuat kebutuhan bahan bakar lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasa.

Berdasarkan informasi warga di lapangan, jumlah kendaraan yang mengantre diperkirakan mencapai sekitar 400 unit kendaraan roda dua dan sekitar 100 unit kendaraan roda empat. Antrean pun terus bertambah karena pengendara masih berdatangan untuk mengisi BBM di SPBU tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU maupun instansi terkait mengenai penyebab pasti terjadinya antrean panjang tersebut.

Warga berharap distribusi BBM di wilayah Sungai Raya Kepulauan tetap berjalan lancar sehingga tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

Mereka juga meminta adanya penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai kondisi stok BBM agar situasi tetap kondusif.

Secara umum, antrean panjang di SPBU terjadi ketika terjadi lonjakan konsumsi secara tiba-tiba atau munculnya kekhawatiran masyarakat terhadap ketersediaan bahan bakar.

Karena itu, masyarakat diimbau tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi dapat berjalan lancar dan merata.

*Yulizar | Lapan6Online