Ketika Polri Menanam Harapan : Polres Bengkayang Ukir Prestasi Ketahanan Pangan Nasional

0
16

PRESISI

“Ada tangan-tangan yang berkeringat bukan karena senjata, tetapi karena cangkul dan bibit. Ada strategi yang lahir bukan dari meja rapat, melainkan dari sawah, ladang, dan kerja bersama masyarakat,”

Jakarta | Lapan6Online : Di tengah tantangan zaman dan tuntutan peran institusi penegak hukum yang semakin kompleks, Polres Bengkayang Polda Kalimantan Barat menghadirkan secercah harapan. Lewat kerja nyata dalam program ketahanan pangan, mereka tak hanya menjaga keamanan tetapi juga turut menanam masa depan.

Pada Selasa malam (22/7/2025), dalam gelaran Awarding Day Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat 2025 di Auditorium STIK-PTIK Lemdiklat Polri Jakarta Selatan, Polres Bengkayang dinobatkan sebagai Juara Umum Tingkat Polres dalam Lomba Ketahanan Pangan Nasional. Sebuah pencapaian luar biasa dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79.

Tak tanggung-tanggung, enam penghargaan berhasil diraih sekaligus :
Juara 1 Pemanfaatan Lahan Produktif (ekosistem pertanian jagung),

Juara 1 Inovasi Ketahanan Pangan (kategori Pascapanen),

Juara 1 Manajemen Media Sosial,

Juara 2 Sarana Produksi,

Juara 3 Tata Kelola Inovasi,

dan predikat tertinggi: Juara Umum Nasional.

Di balik deretan piala dan plakat itu, ada kisah dedikasi. Ada tangan-tangan yang berkeringat bukan karena senjata, tetapi karena cangkul dan bibit. Ada strategi yang lahir bukan dari meja rapat, melainkan dari sawah, ladang, dan kerja bersama masyarakat.

Kapolres Bengkayang, AKBP Syahirul Awab, S.Sos., S.I.K., yang hadir menerima penghargaan, menyebut prestasi ini sebagai milik bersama.

“Ini bukan sekadar capaian institusi. Ini adalah bukti bahwa ketika kita bekerja dari hati, bersama rakyat, hasilnya akan menjadi kebanggaan bersama,” ungkapnya haru.

Ia tak lupa menyampaikan penghormatan kepada pendahulunya, AKBP Teguh Nugroho, S.H., S.I.K., M.I.K., yang kini menjabat sebagai Wadirreskrimsus Polda Kalbar. Di bawah kepemimpinannya, benih program ketahanan pangan mulai ditanam dan kini membuahkan hasil.

“Apa yang kami petik hari ini adalah buah dari kepemimpinan berkelanjutan. Kami melanjutkan semangat yang sudah dibangun sebelumnya,” kata Syahirul.

Lebih dari sekadar penghargaan, capaian ini mencerminkan wajah Polri yang hadir di tengah rakyat bekerja, membangun, dan mengabdi. Dari sinergi dengan TNI, Forkopimda, Dinas Pertanian hingga kelompok tani, semua bergerak dalam satu barisan: memastikan pangan untuk rakyat.

“Polri tidak hanya bicara hukum. Kami juga bagian dari solusi atas tantangan hidup masyarakat. Dengan gotong royong, kita buktikan bahwa ketahanan bukan hanya soal keamanan,tapi juga soal ketahanan hidup,” ucap Kapolres.

Kemenangan ini menegaskan bahwa transformasi Polri menuju Presisi bukanlah jargon kosong. Ini adalah langkah nyata: prediktif, responsif, dan transparan, serta senantiasa membumi.

Polres Bengkayang telah menanam nilai-nilai pengabdian di ladang kepercayaan publik. Dan seperti jagung yang tumbuh di ladang program mereka.kemenangan ini akan menjadi panen yang menginspirasi seluruh satuan wilayah Polri di Indonesia.

*Rls | Yulizar | Lapan6Online