Polres Bengkayang Pimpin Tanam Jagung Serentak Kuartal I 2026

0
38
Kapolres AKBP Syahirul Awab, S.Sos., S.I.K./Foto : Yulizar

PRESISI | EKONOMI

“Harapannya kebutuhan bahan pangan untuk program MBG dapat dipenuhi dari Bengkayang sendiri sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”

Bengkayang l KALBAR l Lapan6Online : Polres Bengkayang melaksanakan kegiatan Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 di Desa Magmagan Karya, Kecamatan Lumar, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lahan pertanian Simpang Trans Magmagan, Dusun Magmagan tersebut merupakan bagian dari program nasional Polri dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan produksi komoditas jagung di daerah.

Hadir kegiatan tersebut Bupati Bengkayang yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Erlianus, Wakil Ketua DPRD Bengkayang Esidorus, S.P., M.P., Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab, S.Sos., S.I.K., perwakilan Kodim 1209/Bengkayang, Lanud Harry Hadisoemantri, Kejaksaan Negeri Bengkayang, tokoh pengusaha Edison Akong, para kepala desa se-Kecamatan Lumar, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta insan pers.

Wakil Ketua DPRD Bengkayang Esidorus, S.P., M.P./Foto : Yulizar

Program tanam raya ini merupakan tindak lanjut dari Surat Perintah Kepala Kepolisian Republik Indonesia Nomor Sprin/220/I/KEP./2026 tentang pembentukan Gugus Tugas Polri dalam mendukung ketahanan pangan.

Selain itu, kegiatan ini juga merujuk pada Surat Telegram Kapolri Nomor ST/459/III/KEP./2026 terkait pelaksanaan Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 di seluruh wilayah Indonesia.

Kapolres AKBP Syahirul Awab, S.Sos., S.I.K./Foto : Yulizar

Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya Polri dalam mendorong peningkatan produksi pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional hingga ke tingkat daerah.

Menurutnya, Kabupaten Bengkayang mendapat target penanaman jagung seluas 1.500 hektare dari Mabes Polri.

“Hingga saat ini sudah tertanam sekitar 28 persen atau sekitar 428 hektare. Penanaman akan terus dilakukan secara konsisten untuk menjaga kualitas dan produktivitas panen,” ujarnya.

Staf Ahli Bupatti Bidang Kemasyarakatan dan SDM Erlianus/Foto : Yulizar

Ia menambahkan, hasil produksi jagung tersebut diharapkan dapat diserap oleh Bulog sebagai bagian dari program penguatan cadangan pangan nasional.

Pada tahun 2025 lalu, Kabupaten Bengkayang tercatat sebagai daerah dengan kontribusi serapan jagung ke Bulog tertinggi di jajaran Polres wilayah Polda Kalimantan Barat.

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk mendukung berbagai program pemerintah di sektor pertanian, baik produksi padi maupun jagung, guna memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Selain itu, Polres Bengkayang juga menyinggung dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Polri turut berperan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam mendukung program tersebut.

Ia berharap para petani lokal dapat menyuplai kebutuhan bahan pangan seperti sayur dan buah untuk mendukung program MBG sehingga tidak bergantung pada pasokan dari luar daerah.

“Harapannya kebutuhan bahan pangan untuk program MBG dapat dipenuhi dari Bengkayang sendiri sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Secara nasional, kegiatan Gerakan Tanam Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 dipusatkan di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, dan dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Kegiatan tersebut diikuti secara daring oleh 36 Kapolda serta seluruh Polres dan Polresta di Indonesia sebagai bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Usai kegiatan penanaman jagung serentak, Bupati Bengkayang yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Erlianus bersama Wakil Ketua DPRD Bengkayang Esidorus, S.P., M.P., dan Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab turut menyerahkan bantuan alat pertanian kepada sejumlah kelompok tani.

*Yulizar Lapan6Online