Momen Perpisahan SDN 1 Binakarya : Kini Berpisah, Bukan Akhir Segalanya dan Tidak Untuk Melupakan

0
276
Suasana Perpisahan Siswa SDN 1 Binakarya Banyuresmi sangat mengharukan/Foto2 : Deden JS

EDUKASI

“Acara kelulusan plus perpisahan tahun ini dilaksanakan sederhana di lingkungan sekolah tanpa panggung dan tenda, tapi kami tetap ingin memberikan kesan mendalam bagi anak murid kami,”

Banyuresmi | Garut | Jawa Barat | Lapan6Online : Perpisahan sekolah merupakan momen yang sangat berkesan untuk siswa sekolah, karena masa sekolah adalah salah satu fase yang penuh warna dipenuhi oleh pengalaman belajar, persahabatan, dan berbagai kenangan yang membentuk karakter siswa.

Acara diawali dengan penampilan kreasi seni, lengser, sungkem, penampilan seni tradisional dan upacara adat yang berjalan dengan khidmat dalam balutan suasana  mengharukan/Foto : Deden JS

Perpisahan sekolah bisa menjadi acara yang berkesan dan emosional bagi siswa, guru, sekolah yang dapat diselenggarakan dengan berbagai kegiatan yang berkesan, tanpa harus mewah dan berlebihan. Acara ini dapat diselenggarakan dengan sederhana, tanpa membebankan biaya kepada orang tua, sesuai arahan sebutan “Bapak Aing” Gubernur Jawa Barat Bapak H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M.

SDN 1 Binakarya Kecamatan Banyuresmi usai melaksankaan perpisahan pada hari Senin, tanggal 02 Juni 2025 dari pukul 08.00 WIB s.d Selesai.

Lia Marliana, S.Pd (Kepala SDN 1 Binakarya)/Foto :Deden JS

Acara diawali dengan penampilan kreasi seni, lengser, sungkem, penampilan seni tradisional dan upacara adat yang berjalan dengan khidmat dalam balutan suasana mengharukan.

Kesedihan makin terasa ketika prosesi sungkem, memeluk erat anak, bertambah haru lagi dengan para orang tua menyuapi anak sebagai simbol rasa sayang. Diakhiri pengumuman kelulusan untuk siswa kelas 6 dan pelepasan atribut seragam SD oleh Kepala sekolah bersama orang tua.

Mahmud (Ketua Komite SDN 1 Binakarya)

Hampir semua hadirin mengeluarkan handphonenya untuk mengabadikan tarian lengser yang dilakukan oleh siswa dan siswi dari SDN 1 Binakarya tersebut.

Ketua Komite SDN 1 Binakarya, Mahmud dalam sambutannya mengatakan “Perpisahan yang sederhana namun menyentuh hati bisa dicapai dengan fokus pada rasa syukur, kebersamaan, dan harapan di masa depan. Saya berharap kepada siswa dan siswi yang sudah lulus, jangan lupakan guru dan orang tua kita yang telah membimbing dan mendukung kita dalam perjalanan hidup kita. Mereka telah memberikan kita pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai yang penting untuk kesuksesan kita”. Ujarnya sambil meneteskan air mata

Prosesi sungkem

Sedangkan Kepala SDN 1 Binakarya, Lia Marliana, S.Pd. mengatakan “Semua anak kelas 6 yg berjumlah 35 lulus semua, setelah melewati proses ujian tulis dan praktek. Acara kelulusan plus perpisahan tahun ini dilaksanakan sederhana di lingkungan sekolah tanpa panggung dan tenda, tapi kami tetap ingin memberikan kesan mendalam bagi anak murid kami”. Jelasnya

Petugas upacara adat

Lia menambahkan “Mereka istimewa dan sangat berharga. Kami melepas mereka dengam air mata dan doa, semoga anak-anak kami lebih baik dan sukses di masa depan dengan memiliki Gapura Panca Waluya, yakni cageur, bageur, bener, pinter jeung singer. Tak lupa terima kasih tak terhingga untuk para orang tua dan para guru yang sungguh benar-benar dengan tulus saling mendukung acara kelulusan kelas 6 tahun ini. Jazaakumullah khoeron katsiron”. Ungkapnya dengan kesedihan yang paling dalam.

Photo bersama guru dan siswa/Foto : Deden JS

Di akhir kegiatan dari perwakilan orang tua siswa Ibu Silvi Susanti mengatakan “Acara kelulusan tadi ada perasaan campur aduk sedih, haru dan senang. Terima kasih Bapak dan Ibu Guru atas jasa dan bimbingan yang telah diberikan kepada anak saya selama 6 tahun . Semoga Bapak dan Ibu Guru selalu sehat, bahagia dan semakin kompak..aamiin”. Jelasnya. (*Deden JS)