SDN 2 Dangdeur Bikin Heboh! Juara 2 Paskibra se-Jawa Barat, Bocil-Bocil Bergerak Lebih Tegas dari Alarm Subuh

0
239
Pasukan Paskibra SDN 2 Dangduer saat sedang Lomba/Foto2 : Deden JS/Lapan6OnlineJABAR

EDUKASI

“Prestasi ini bukan hanya bukti kemampuan dan kedisiplinan siswa, tetapi juga hasil kerja keras pelatih, guru, orang tua, dan semangat bocil-bocil kami yang luar biasa,”

Banyuresmi | Garut | JAWA BARAT | Lapan6Online : Kabar membanggakan sekaligus menghibur datang dari sekolah yang terkenal sederhana tapi sering bikin kejutan manis, SDN 2 Dangdeur, yang beralamat di Kampung Bojonggede RT 003 RW 008, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Dengan armada berisi 10 guru (termasuk kepala sekolah), 6 rombel, 1 ruang guru, 198 siswa, dan satu WC legendaris yang selalu penuh antrean tiap jam istirahat, sekolah ini resmi membuat kehebohan tingkat Jawa Barat.

Pasalnya, pada Minggu (16/11/20250 dalam Lomba Baris Berbaris Tingkat SD se-Provinsi Jawa Barat yang diikuti 15 peserta dan digelar megah di SMKN 4 Garut, tim Paskibra SDN 2 Dangdeur sukses mengamankan Juara 2.

Kepala Sekolah SDN 2 Dangduer, Sidik Permana, S.Pd.I

“Iya, betul Juara Dua se-Provinsi Jawa Barat, bukan sekadar tingkat kampung atau turnamen antar-geng sepeda,” ujar warga sekitar.

Kepada Lapan6Online.com, pada Kamis (21/11/2025) Kepala Sekolah SDN 2 Dangduer, Sidik Permana, S.Pd.I mengatakan,“Bangga, Terharu, dan Sedikit Tidak Percaya,” ujarnya singkat.

Kepsek Sidik Permana, S.Pd.I, tampil dengan senyum yang disebut warga “lebih terang daripada lampu taman pas malam takbiran”.

Pembina Paskibra, Rustandi Munawar Husain, S.Pd

Ia menjelaskan,“Alhamdulillah, saya sangat bangga dan bersyukur atas capaian luar biasa ini. Prestasi ini bukan hanya bukti kemampuan dan kedisiplinan siswa, tetapi juga hasil kerja keras pelatih, guru, orang tua, dan semangat bocil-bocil kami yang luar biasa,” jelas Kepsek Sidik penuh haru.

KepSek Sidik berharap kemenangan ini menjadi vitamin tambahan bagi seluruh warga sekolah agar semakin disiplin, kompak, dan berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik.

Pelatih dan Peserta LBB

Ia juga memberi apresiasi tinggi untuk Pembina Paskibra, Rustandi Munawar Husain, S.Pd, serta dua pelatih andalan, Ridwan Maulana dan Reza Fauzi, yang sukses membentuk bocah-bocah menjadi pasukan mini yang tegap, padu, dan presisi meski sehari-hari masih suka ribut hanya gara-gara jajan cilok kebanyakan saus.

Aksi Paskibra yang Bikin Juri Terpana
Menurut saksi mata (dan saksi telinga yang menangkap suara komando), aksi tim SDN 2 Dangdeur benar-benar rapi dan mantap.

Langkahnya tegas, geraknya kompak, suaranya nyaring. Bahkan seorang penonton sempat nyeletuk.

“Ini bocil-bocil atau calon komandan masa depan? Kok geraknya bikin merinding gitu?,” kata warga.

Beberapa juri terlihat mengangguk-angguk. Entah terkesan, atau memang ikut larut mengikuti ritme langkah bocil-bocil Dangdeur.

Sekolah Sederhana, Prestasi Tidak Sederhana
Walaupun fasilitas sekolah tidak sebanyak mall kota, hanya punya 6 ruang kelas, 1 ruang guru, dan WC yang bekerja lebih keras dari pada operator warnet l. SDN 2 Dangdeur membuktikan bahwa semangat, kerja keras, dan disiplin bisa mengalahkan segala keterbatasan.

Photo bersama Guru SDN 2 Dangdeur dan peserta LBB

Beberapa orang tua bahkan mengaku, sejak latihan intens, anak-anak mereka pulang dengan langkah yang “lebih lurus dari jalan tol habis di-hotmix.”

Menuju Prestasi Berikutnya
Dengan torehan prestisius ini, SDN 2 Dangdeur kini semakin percaya diri melangkah ke kompetisi-kompetisi berikutnya.

Semangat para siswa memuncak, bahkan menurut laporan internal, ada siswa yang saat ke kantin pun masih otomatis baris berbanjar, seolah takut dilihat juri dari balik pohon mangga.

Prestasi ini membuktikan satu hal penting, meskipun Sekolah boleh sederhana, tapi mimpinya tidak pernah sederhana. Bahkan fakta yang terjadi, SDN 2 Dangduer terbukti mampu membuat melolot seluruh mata mata memandang aksi Pasukan Paskibra dengan gagah menjadi Juara 2 Tingkat Provinsi Jawa Barat. (*Deden JS/Lpn6)