Ibu Pertiwi Tak Bersusah Hati Bila SDA dan SDM Diatur Illahi

0
13
Ilustrasi

OPINI | POLITIK

“Sistem sosial mengatur bagaimana interaksi antara laki-laki dan perempuan dalam masyarakat. Hal ini menghasilkan interaksi produktif dan saling tolong menolong dalam membangun umat,”

Oleh : Nidya Lassari Nusantara

LIRIK lagu ibu Pertiwi karya Ismail Marzuki saat ini sangat mewakili keadaan Indonesia saat ini.
“Kulihat ibu pertiwi
Sedang bersusah hati
Air matanya berlinang
Mas intannya terkenang
Hutan gunung sawah lautan
Simpanan kekayaan
Kini ibu sedang lara
Merintih dan berdoa”

Ibu Pertiwi merupakan personifikasi alam yang berfokus pada aspek alam yang memberi kehidupan dan memelihara dengan mewujudkannya, dalam bentuk seorang ibu. Keadaan Indonesia saat ini. Semua kerusakan terjadi dari segala sisi. Dari segi sosial; hubungan manusia dengan lingkungan sosial dan bagaimana manusia berinteraksi, membentuk kelompok, dan membangun masyarakat kini rusak parah.

Setiap hari kasus kejahatan dari sistem sosial terus terjadi. Kasus hamil diluar nikah terus menjulang tinggi. Kasus aborsi masih terus terjadi. Bahkan yang terkini banyak terungkap kasus Incest (hubungan sedarah),

Orang tua memperkosa anak kandung, persetubuhan abang dan adik bahkan sampai hubungan terlarang menantu dan mertua yang menghasilkan anak perbuatan zina. Pelaku kehancuran dari sistem sosial tidak hanya rakyat biasa, Dosen, Dokter, Ahli ibadah bahkan penegak hukum negara.

“Sudah jatuh tertimpa tangga, itulah nasib perempuan yang sedang berjuang mencari keadilan setelah diperkosa diduga kembali menjadi korban di ruang penegak hukum. Seorang oknum anggota polisi di Nusa Tenggara Timur (NTT) ditahan Propam setelah diduga melakukan pelecehan seksual terhadap korban saat menangani laporan.

Polres Sumba Barat Daya langsung bertindak tegas sebagai komitmen untuk membersihkan institusi dari oknum yang mencoreng nama institusi. Aipda PS anggota Polsek Waijewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya ditahan Propam setelah diduga melakukan pelecehan seksual terhadap korban pemerkosaan yang tengah melapor.

Peristiwa terjadi pada 1 Maret 2025. Korban perempuan berinisial MML (25) mendatangi Polsek untuk melaporkan kasus pemerkosaan yang dialaminya di Desa Mandungo, Kecamatan Waijewa Selatan.’ (https;//www.metrotvnews.com/11 Juni 2025)

Sistem pendidikan Indonesia tidak kalah rusaknya. Dosen Administrasi Publik Fakultas Ilmu Administrasi UB menyebut “kesan yang muncul adalah sistem pendidikan kita tidak memiliki arah yang jelas dan mudah berubah sebagaimana pergantian pejabat atau menteri.” (https;//www.detiknews.com/17 April 2025)

Kasus-kasus kriminal juga kerap terjadi dalam dunia pendidikan, pembullyan, pencabulan bahkan aksi begal dan tawuran dilakukan para pelajar dari tingkat remaja sampai sekolah dasar. Masalah guru juga terus ada, mulai dari kesenjangan gaji, fasilitas sekolah sampai kurikulum yang terus berganti.

Dari segi Pemerintah dan politik luar negeri juga penuh lara. Pemerintah yang seharusnya menjadi tempat rakyat mengadu dan mendapatkan solusi atas segala masalah justru menjadi sumber masalah. Seperti yang terjadi saat ini. Badai PHK menyerang negeri sampai lemahnya posisi Indonesia sebagai negeri yang penduduknya mayoritas muslim tidak pernah bertindak tegas kepada negara kafir penjajah untuk penderitaan rakyat Gaza Palestina.

Dari segi Ekonomi. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) mendesak pemerintah juga mencabut izin pertambangan PT Gag Nikel di Raja Ampat. Kepala Divisi Kampanye Walhi Fanny Tri Jambore menilai keputusan membiarkan PT Gag beroperasi akan mengancam ekosistem laut di daerah itu.

“Pencabutan empat izin tambang memang langkah baik, tetapi membiarkan PT Gag Nikel tetap beroperasi di Pulau Gag sangat bertentangan dengan semangat perlindungan ekosistem,” kata Fanny melalui keterangan tertulis pada Rabu, 11 Juni 2025.

Menurut dia, aktivitas pertambangan di pulau kecil sangat berisiko, karena daya dukung dan daya tampung pulau kecil terbatas. Aktivitas tambang bisa menyebabkan kerusakan ekosistem darat maupun laut serta berdampak langsung pada kesehatan dan kehidupan masyarakat setempat. (https;//www.tempo.com/13 Juni 2025) Inilah akibat Pemerintah mengizinkan berbagai pembukaan tambang oleh korporasi.

Beginilah wajah ibu Pertiwi saat ini, lara dan bersusah hati. Sumber daya alam (SDA) di Eksploitasi, Sumber daya manusia (SDM) digagahi. Hal ini karena Indonesia memiliki Prinsip dasar Kapitalisme-sekularisme yang berbasis pada liberalisme (kebebasan) telah mengakibatkan penyakit-penyakit sosial semakin marak, kejahatan merajalela, dan terus berulang tanpa solusi. ideologi Kapitalisme adalah Ideologi yang secara faktual telah menciptakan kesenjangan yang sangat lebar antara orang kaya dan miskin. Ideologi Kapitalisme bukan hanya gagal mensejahterakan rakyat juga secara sistematis. Masyarakat Indonesia tentu tidak bisa berharap pada ideologi ini.

Ideologi Islam dan Keberkahan
Ideologi adalah pemikiran yang harus diimplementasikan, dijaga dan disebarluaskan untuk membawa manusia dan masyarakat meraih tujuan hidupnya. Secara objektif, ideologi Islam adalah ideologi satu-satunya ideologi yang membawa kebaikan bagi umat manusia, apapun rasnya, agamanya, bahasanya maupun warna kulitnya.

“Kami tidak mengutus engkau, Wahai Muhammad, melainkan sebagai rahmat bagi seluruh manusia.” (QS Al Anbiya: 107)

Islam memiliki aturan baku yang tidak dapat diubah oleh manusia apapun kedudukannya. Aturan ini berlaku pada lima sistem.

Pertama, sistem sosial. Sistem sosial mengatur bagaimana interaksi antara laki-laki dan perempuan dalam masyarakat. Hal ini menghasilkan interaksi produktif dan saling tolong menolong dalam membangun umat. Tolak ukur perbuatannya adalah halal dan haram sesuai hukum syari’at. Perempuan diperintahkan untuk menutup aurat dan menjaga kesopanan. Mereka dijauhkan dari eksploitasi seksual. Menikah dipermudah. Amar makruf nahi mungkar digalakkan. Semua hal ini akan menutup rapat semua bentuk penyimpangan seksual seperti seks bebas, penyimpangan seksual, dsb.

Kedua, Sistem pendidikan dalam Islam. Negara berkewajiban menyelenggarakan pendidikan berbasis akidah Islam bagi seluruh anak. Dengan itu terbentuk kepribadian Islam dan pola pikir Islam.

Ketiga. Sistem pemerintahan dalam Islam diatur oleh hukum syari’at. Negara berideologi Islam dipimpin oleh seorang Khalifah.

Keempat. Sistem politik luar negeri. Dibangun berlandaskan Islam. Negara Islam, telah menentukan hubungannya dengan negara lain untuk kemaslahatan kaum muslim dan penyebaran Islam.

Kelima. Sistem ekonomi dalam Islam.
Pandangan Islam, sumberdaya alam yang jumlah atau depositnya banyak merupakan milik umum atau milik rakyat yang wajib dikelola oleh Negara. Rasulullah saw. telah menjelaskan sifat kebutuhan umum tersebut:
اَلنَّاسُ شُرَكًاءٌ فِي ثَلاَثٍ : اَلْكَلَاءُ وَالْمَاءُ وَالنَّارُ
Manusia berserikat dalam tiga hal yaitu: air, padang rumput dan api (HR Abu Dawud).

Barang-barang tambang seperti minyak bumi beserta turunannya seperti bensin, gas, dan lain-lain, termasuk juga listrik, hutan, air, padang rumput, api, jalan umum, sungai dan laut; semuanya telah ditetapkan oleh syariah sebagai kepemilikan umum.

Dalam sistem ekonomi Islam yang menggunakan sistem sentralisasi artinya, SDA yang ada di sebuah negeri bukan hanya milik negeri tersebut, tetapi milik seluruh kaum Muslim. Setelah negeri tersebut terpenuhi kebutuhannya.

Dari lima sistem ini, ideologi Islam berhasil mewujudkan Islam sebagai Rahmat bagi seluruh alam. HG Wells, seorang penulis Inggris termasyhur dan dikenal sebagai bapak fiksi ilmiah, telah berkomentar, “Ajaran-ajaran Islam telah mewariskan tradisi-tradisi yang agung dalam hal hubungan dan perilaku yang adil dan terhormat serta menginspirasi umat manusia dengan kemuliaan dan toleransi. Ini adalah ajaran manusiawi dalam tataran yang paling tinggi dan pada saat yang sama dapat dipraktikkan oleh manusia.

Ajaran-ajaran ini telah diterapkan pada sebuah masyarakat dengan tingkat kekerasan hati, penindasan kolektif dan kezaliman yang sama dengan masyarakat-masyarakat yang ada sebelumnya… Islam penuh dengan penghormatan, sopan santun, dan persaudaraan.”

Sudah saatnya kita menghentikan rintihan lara ibu Pertiwi dengan menerapkan Islam sebagai ideologi. Semoga menjadi doa dan ikhtiar untuk seluruh umat Islam di seluruh belahan dunia.Wallahualam bishawab. (**)

*Penulis Adalah Aktivis Muslimah