Semangat Menggema Dari Desa Sungai Duri : Kontingen FESPATI Bengkayang Siap Berlaga di FORNAS VIII NTB 2025

0
80

OLAHRAGA

“Walau dengan segala keterbatasan, kami tetap optimistis. Insha Allah cabang olahraga yang kami kirimkan dapat memberikan hasil terbaik dan membawa pulang medali untuk Kalimantan Barat,”

Bengkayang | KALBAR | Lapan6Online : Mentari pagi menyinari hangat halaman Kantor Desa Sungai Duri, pada Selasa (23/7/2025). Suasana yang biasanya lengang mendadak riuh dipenuhi semangat para atlet, pelatih, dan keluarga besar mereka.

Hari itu menjadi momentum bersejarah bagi kontingen Federasi Seni Panahan Tradisional Indonesia (FESPATI) Kabupaten Bengkayang yang akan bertolak ke Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mengikuti Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII.

Kepala Desa Sungai Duri, Heriyanto, didampingi Ketua FESPATI Bengkayang, Irwin Saputra, serta Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Bengkayang, Beni Projasa, A.Md.M, secara resmi melepas para atlet dengan penuh kebanggaan dan haru.

“Hari ini kita melepas putra-putri terbaik Bengkayang yang akan membawa nama Kalimantan Barat ke kancah nasional. Semoga semangat kalian tetap menyala, jaga sportivitas, dan harumkan nama daerah kita tercinta,”pesan Heriyanto dalam sambutannya.

Selain memberikan ucapan selamat bertanding, Heriyanto juga berpesan kepada para atlet untuk menjaga kekompakan dan kesehatan selama berada di NTB.

“Jadikan ini sebagai ajang untuk belajar sekaligus membuktikan bahwa kita mampu bersaing di tingkat nasional,”tambahnya.

Sementara itu, Ketua FESPATI Bengkayang, Irwin Saputra, mengakui adanya tantangan yang harus mereka hadapi. Keterbatasan anggaran menjadi salah satu hambatan yang tak menyurutkan semangat tim dalam mempersiapkan diri menuju FORNAS VIII.

“Walau dengan segala keterbatasan, kami tetap optimistis. Insha Allah cabang olahraga yang kami kirimkan dapat memberikan hasil terbaik dan membawa pulang medali untuk Kalimantan Barat,” ujar Irwin penuh keyakinan.

Senada dengan itu, Ketua KORMI Bengkayang, Beni Projasa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung persiapan kontingen.

“Kebersamaan ini adalah modal utama kita. Semoga ke depan olahraga rekreasi seperti panahan tradisional semakin mendapat tempat di hati masyarakat,” tuturnya.

Acara pelepasan berlangsung sederhana namun penuh kehangatan. Suasana haru semakin terasa saat keluarga atlet memberikan pelukan dan doa restu kepada putra-putri mereka. Beberapa wajah tampak tegang, tetapi lebih banyak yang tersenyum penuh harap.

Kontingen FESPATI Bengkayang akan bergabung dengan delegasi Kalimantan Barat lainnya pada FORNAS VIII di NTB, yang digelar 24 Juli–2 Agustus 2025. Ajang ini menjadi wadah para atlet olahraga rekreasi dari seluruh Indonesia untuk unjuk kemampuan sekaligus mempererat silaturahmi antar daerah.

Keberangkatan kontingen ini menjadi simbol semangat juang masyarakat Bengkayang. Dalam segala keterbatasan dana , mereka tetap berikhtiar demi mengharumkan nama daerah.

Kini, doa dan dukungan seluruh masyarakat Kalimantan Barat mengiringi langkah mereka menuju panggung nasional.

*Yulizar | Lapan6online